ARTIKEL TERKINI

SUNNAH

SYIAH

SASTERA

EBOOK

Friday, 22 August 2014

KUMPULAN PERTAMA YANG MASUK NERAKA

Transliterasi : Jebat

Nabi ﷺ bersabda, “Sesungguhnya orang yang pertama kali diadili pada hari kiamat ialah seorang lelaki yang mati syahid. Dia dihadapkan kepada Allah, lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkannya pada berbagai nikmat yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kepadanya, dan dia pun mengakuinya. Lantas Allah Subhanahu wa Ta’ala bertanya, ‘Apa yang telah engkau buat dengan berbagai nikmat itu?’ Dia menjawab, ‘Saya telah berperang kerana-Mu sehingga saya mati syahid.’ Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Kamu bohong. Kamu berperang agar namamu disebut-sebut sebagai orang yang berani. Dan ternyata kamu telah disebut-sebut demikian.’ Kemudian orang tersebut diperintahkan agar diseret pada wajahnya hingga dilemparkan ke dalam neraka.”

“Selanjutnya adalah orang yang mempelajari ilmu, mengajarkannya, dan membaca Al-Quran. Dia dihadapkan kepada Allah, lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkannya pada berbagai nikmat yang telah diberikan kepadanya, dan dia pun mengakuinya. Lantas Allah Subhanahu wa Ta’ala bertanya, ‘Apa yang telah engkau buat dengan pelbagai nikmat itu?’ Ia menjawab, ‘Saya telah mempelajari ilmu, mengajarkannya, dan membaca Al-Quran kerana-Mu.’ Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Kamu bohong. Kamu belajar agar kamu disebut-sebut sebagai orang alim dan kamu membaca Al-Quran agar kamu disebut-sebut sebagai seorang qari’, dan kenyataannya kamu telah disebut-sebut sedemikian.’ Kemudian orang tersebut diperintahkan agar diseret pada wajahnya hingga dilemparkan ke dalam neraka.”

“Kemudian seorang yang diberi kesenangan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan dikurniai dengan pelbagai harta benda, lantas dia dihadapkan kehadapan Allah, lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan pada dirinya. Dia pun mengakuinya. Lantas Allah Subhanahu wa Ta’ala bertanya, ‘Apa yang telah engkau buat dengan pelbagai nikmat itu?’ Dia menjawab, ‘Saya tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan yang Engkau buka melainkan pasti saya berinfaq padanya kerana-Mu.’ Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Kamu bohong. Kamu melakukan hal tersebut agar kamu disebut-sebut sebagai orang yang dermawan. Dan kenyataan kamu telah disebut-sebut sedemikian.’ Kemudian orang tersebut diperintahkan agar diseret pada wajahnya hingga dilemparkan ke dalam neraka.”

Di dalam suatu riwayat, Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu membaca firman Allah Subhanahu wa Ta’ala berikut:

"Sesiapa yang keadaan usahanya semata-mata berkehendakkan kehidupan dunia dan perhiasannya (dengan tidak disaksikan sama oleh Al-Quran tentang sah batalnya), maka Kami akan sempurnakan hasil usaha mereka di dunia, dan mereka tidak dikurangkan sedikitpun padanya. Merekalah orang-orang yang tidak ada baginya pada hari akhirat kelak selain daripada azab neraka, dan pada hari itu gugurlah apa yang mereka lakukan di dunia, dan batallah apa yang mereka telah kerjakan." (Hud: 15-16)

Sumber : Hiburan Orang-orang Soleh, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah Cetakan 1.

1 comment:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

PenaMinang.com tidak bertanggungjawab terhadap komentar yang diutarakan melalui ruangan ini. Ia pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian sidang redaksi kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri.

Segala caci maki, kutukan, fitnah adalah antara anda dengan ALLAH Azza Wa'jal. Berilah komen dan kritikan yang membina. Insyallah kami akan cuba membalas komen-komen anda.

© 2008-2016 Pena Minang Institute