ARTIKEL TERKINI

SUNNAH

SYIAH

SASTERA

EBOOK

Saturday, 3 January 2015

TOLERANSI ISLAM DENGAN AGAMA LAIN

Oleh : Raehanul Bahraen
Terjemahan : Jebat

Agama Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi prinsip keadilan. Keadilan bagi sesiapa sahaja, iaitu menempatkan sesuatu sesuai tempatnya dan memberikan hak sesuai dengan haknya. Begitu juga dengan toleransi dalam beragama. Islam melarang keras umatnya berbuat zalim dengan penganut agama lain dengan merampas hak-hak mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,


لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ.

“Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu kerana agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil” (Al-Mumtahah: 8)

Syeikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah menafsirkan, “Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik, menyambung silaturrahim, membalas kebaikan , berbuat adil kepada orang-orang musyrik, baik dari keluarga kalian dan orang lain. Selama mereka tidak memerangi kalian kerana agama dan selama mereka tidak mengusir kalian dari negeri kalian, maka tidak mengapa kalian menjalin hubungan dengan mereka kerana menjalin hubungan dengan mereka dalam keadaan seperti ini tidak ada larangan dan tidak ada kerosakan.” [1]

Akan tetapi toleransi ada batasnya dan tidak boleh keterlaluan. Misal mengucapkan “selamat krismas” dan menghadiri acara ibadah atau ritual kesyirikan agama lainnya. Kerana jika ianya sudah termasuk dalam urusan agama, tidak ada toleransi bagi perbuatan tersebut.

Berikut beberapa bukti bahwa Islam adalah agama yang menjunjung toleransi terhadap agama lain dan tentunya bukan toleransi yang keterlaluan, diantaranya:

1. Perintah berbuat baik terhadap tetangga meskipun bukan muslim

Berikut merupakan teladan dari salafus soleh dalam berbuat baik terhadap jiran tetangganya yang seorang Yahudi. Seorang tabi’in dan beliau adalah ahli tafsir, imam Mujahid, dia berkata, “Saya pernah berada di sisi Abdullah bin ‘Amru sedangkan pembantunya sedang memotong kambing. Dia lalu berkata,


ياَ غُلاَمُ! إِذَا فَرَغْتَ فَابْدَأْ بِجَارِنَا الْيَهُوْدِي

”Wahai pembantu! Jika anda telah selesai (menyembelihnya), maka bagilah dengan memulai dari tetangga Yahudi kita terlebih dahulu”.

Lalu ada salah seorang yang berkata,


آليَهُوْدِي أَصْلَحَكَ اللهُ؟!

“(kenapa engkau memberikannya) kepada Yahudi? Semoga Allah memperbaiki keadaanmu”.

‘Abdullah bin ’Amru lalu berkata,


إِنِّي سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوْصِي بِالْجَارِ، حَتَّى خَشَيْنَا أَوْ رُؤِيْنَا أَنَّهُ سَيُوّرِّثُهُ

‘Saya mendengar Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat terhadap jiran tetangga sampai kami khuatir kalau baginda akan menetapkan hak waris kepadanya.” [2]

2. Bermuamalah yang baik dan tidak boleh zalim terhadap keluarga dan kerabat meskipun bukan muslim

Misalnya pada ayat yang menjelaskan ketika orang tua kita bukan Islam, maka kita tetap harus berbuat baik dan berbakti kepada mereka dalam hal muamalah. Allah Ta’ala berfirman,


وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا

“Dan jika mereka berdua mendesakmu supaya engkau mempersekutukan denganKu sesuatu yang engkau - dengan fikiran sihatmu - tidak mengetahui sungguh adanya maka janganlah engkau taat kepada mereka; dan bergaulah dengan mereka di dunia dengan cara yang baik.” (Luqman : 15)

3. Islam melarang keras membunuh orang kafir kecuali jika mereka memerangi kaum muslimin.

Dalam agama Islam, orang kafir yang boleh dibunuh adalah orang kafir harbi iaitu kafir yang memerangi kaum muslimin. Selain dari itu, orang kafir yang mendapat suaka atau ada perjanjian dengan kaum muslimin seperti kafir zimmi, kafir musta’man dan kafir mu’ahad, maka dilarang keras untuk dibunuh. Jika melanggar perintah ini, maka ancamannya sangat keras.


مَنْ قَتَلَ قَتِيلًا مِنْ أَهْلِ الذِّمَّةِ لَمْ يَجِدْ رِيحَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا

“Barangsiapa membunuh seorang kafir zimmi, maka dia tidak akan mencium bau syurga. Padahal sesungguhnya bau surga itu dapat dicium dari perjalanan empat puluh tahun. ”[3]

4. Adil dalam hukum dan pengadilan terhadap bukan Islam

Contohnya ketika Umar bin Khattab radiallahu’anhu membebaskan Baitulmuqaddis (Jerusalem) Palestin. Khalifah Umar memberi jaminan kepada warga kota berkenaan bahawa mereka tetap bebas memeluk agama dan membawa salib mereka. Umar tidak memaksa mereka memeluk Islam atau menghalangi mereka untuk beribadah, asalkan mereka tetap membayar 'wang perlindungan' kepada pemerintah Muslim. Berbeza ketika bangsa dan agama lain mengusai, maka mereka melakukan pembunuhan beramai-ramai.

Umar al Khattab juga memberikan kebebasan dan memberikan hak-hak hukum dan perlindungan kepada penduduk Jurusalem walaupun mereka bukan muslim.

Toleransi Membabi Buta

Toleransi berlebihan ini, ternyata sudah wujud sejak Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam memperjuangkan agama Islam.

Suatu ketika, beberapa orang kafir Quraisy iaitu Al Walid bin Mughirah, Al ‘Ash bin Wail, Al Aswad Ibnul Muthallib, dan Umayyah bin Khalaf menemui Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka menawarkan toleransi berlebih-lebihan kepada baginda, mereka berkata:


يا محمد ، هلم فلنعبد ما تعبد ، وتعبد ما نعبد ، ونشترك نحن وأنت في أمرنا كله ، فإن كان الذي جئت به خيرا مما بأيدينا ، كنا قد شاركناك فيه ، وأخذنا بحظنا منه . وإن كان الذي بأيدينا خيرا مما بيدك ، كنت قد شركتنا في أمرنا ، وأخذت بحظك منه

“Wahai Muhammad, bagaimana jika kami beribadah kepada Tuhanmu dan kalian (muslim) juga beribadah kepada Tuhan kami. Kita bertoleransi dalam segala permasalahan agama kita. Apabila ada sebahagaian dari ajaran agamamu yang lebih baik (menurut kami) dari tuntunan agama kami, maka kami akan amalkan hal itu. Sebaliknya, apabila ada dari ajaran kami yang lebih baik dari tuntunan agamamu, engkau juga harus mengamalkannya.”[4]

Kemudian turunlah ayat berikut yang menolak keras toleransi keterlaluan seperti ini,


قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ. لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ. وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ. وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ. وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ. لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

"Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak mahu menyembah (Allah) yang aku sembah. Dan aku tidak akan beribadat secara kamu beribadat. Dan kamu pula tidak mahu beribadat secara aku beribadat. Bagi kamu agama kamu, dan bagiku agamaku". (Al-Kafirun : 1-6).

Semoga bermanfaat.

Nota Kaki :

[1] Tafsir Karimir Rahman hal. 819, Dar Ibnu Hazm, Beirut, cet. Ke-1, 1424 H
[2] Al Irwa’ Al-ghalil no. 891
[3] HR. An Nasa’i. disahihkan oleh Syeikh Al Albani
[4] Tafsir Al Qurthubi 20: 225, Darul Kutub Al-Mishriyyah, cet. Ke-II, 1386 H

1 comment:

  1. Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIREN dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIREN di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIREN saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIREN karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI....Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI












    Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIREN dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIREN di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIREN saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIREN karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI....Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI

    ReplyDelete

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

PenaMinang.com tidak bertanggungjawab terhadap komentar yang diutarakan melalui ruangan ini. Ia pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian sidang redaksi kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri.

Segala caci maki, kutukan, fitnah adalah antara anda dengan ALLAH Azza Wa'jal. Berilah komen dan kritikan yang membina. Insyallah kami akan cuba membalas komen-komen anda.

© 2008-2017 PM Institute