Al Hasan Al Basri pernah menjumpai orang yang begitu yakin bahawa dirinya sudah mendekati kematian, lalu berkata, "Sesungguhnya orang ini akhir hayatnya lebih layak zuhud di bandingkan awalnya dan awalnya lebih layak kekhawatiran akhirnya." Sumber : Al Bayan wa At Tibyin (3/127)
Al Hasan Al Basri berkata, "Al-Quran ini dibaca oleh kalangan hamba dan anak kecil, yang tidak mengerti takwilnya dan belum melaksanakan perintahnya dari sejak awalnya. ALLAH Subhanawata'ala berfirman كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوْٓا اٰيٰتِهٖ وَلِيَتَذَكَّرَ اُولُوا الْاَلْبَابِ "Kitab (Al-Qur'an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sihat mendapat pelajaran." (Surah Shad : 29) Orang yang memerhatikan ayat-ayatNya pasti mengi…
Al Hasan Al Basri pernah menjenguk orang yang sakit. Setelah orang itu sembuh dari penyakitnya, Al Hasan pun berkata, "Wahai saudaraku, sesungguhnya ALLAH Subhanawata'ala ingat padamu maka ingatlah ALLAH, dan memberimu kurnia maka bersyukurlah kepada-Nya. Sejatinya, penyakit adalah cambuk dari yang Maha Memiliki Kemuliaan. Ada orang yang setelah sakit menjadi lebih baik dan dermawan, dan ada pula seseorang setelah sembuh dari sakit menjadi sakit yang lebih buas seperti keldai dungu." Sumber : Al Bidayah wa Nihayah (9/268)
Ketika Umar bin Abdul Aziz menjadi pemimpin, Al Hassan Al Basri menulis surat kepadanya, "Amma ba'du. Sesungguhnya dunia tempat yang mengerikan, dan Adam dipindahkan dari syurga ke dunia sebagai hukuman. Ketahuilah pergolakan yang terjadi di dalamnya bukanlah pergolakan biasa. Kerana sesiapa sahaja yang lebih memuliakan dunia, maka dia pasti terhina dan setiap saat, dunia memakan korbannya. Wahai Amirul Mu'minin, jadikanlah dunia seperti orang yang sedang mengubati lukanya, yang bersabar terhadap getir ubatnya, lantaran takut mend…
Al Hasan Al Basri berkata, "Sesungguhnya ALLAH mengutuskan Nabi Muhammad ﷺ berdasarkan pengetahuan-Nya memilih sendiri, mengutus banginda untuk membawa ajaran-Nya, menurunkan kitab-Nya, mensucikan ciptaan-Nya. Kemudian menempatkannya di dunia dengan tempat yang dapat dilihat oleh penduduk bumi dan memberikan kekuatan serta bekal hidup. Ini sesuai dengan firman ALLAH ﷻ : لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ Demi sesungguhnya, adalah bagi kamu pada diri Rasulullah itu contoh ikutan yang baik (Al-Ahzaab : 21) …
Al Hasan Al Basri berkata, "Ketika ALLAH ﷻ mengutuskan Nabi Muhammad ﷺ, mereka mengetahui rupa dan keturunannya. ALLAH berkata, 'Inilah Nabi-Ku, inilah pilihan-Ku, ambillah Sunnah dan jalannya'. Demi ALLAH, jangan kalian tidak mencontohi cara makan baginda, dan pergi serta menutup selain pintunya. Contohilah apa yang dilakukannya. Baginda duduk di atas tanah, meletakkan makanannya di atas tanah, menggunakan pakaian dari bahan yang kasar, mengenderai keldai, membonceng dengan yang lain, dan menjilat tangannya setelah selesai…
Social Plugin